Selasa, 04 September 2012

Ruang Kata dan Makna: HIJAB, JILBAB dan MUSLIMAH

Ruang Kata dan Makna: HIJAB, JILBAB dan MUSLIMAH: 4 September 2012 photo by: shofi hamasah Hari ini (4 September 2012), hari yang merupakan hari solidaritas HIJAB sedunia. Hal i...

HIJAB, JILBAB dan MUSLIMAH

4 September 2012


photo by: shofi hamasah

Hari ini (4 September 2012), hari yang merupakan hari solidaritas HIJAB sedunia. Hal ini baru saya sadari hari ini. ^_^

Satu harapan pada hari ini, yaitu : "Semoga arti HIJAB selau ada didalam jiwa umat muslim" .

lewat tulisan ini, mari kita mengenal lebih dalam mengenai HIJAB, JILBAB dan MUSLIMAH.

HIJAB/AL-HIJAB

Al-Hijab berasal dari kata hajaban yang artinya menutupi, dengan kata lain al-Hijab adalah benda yang menutupi sesuatu.

Menurut al-Jarjani dalam kitabnya at-Ta’rifat mendefinisikan al-Hijab adalah setiap sesuatu yang terhalang dari pencarian kita, dalam arti bahasa berarti man’u yaitu mencegah, contohnya: Mencegah diri kita dari penglihatan orang.

Al-Zabidy dalam kitabnya Taj al-‘Urus bahwa yang dimaksud dengan al-Hijab adalah segala sesuatu yang menghalangi antara kedua belah pihak. Artinya ada sebuah benda yang menghalangi penglihatan kita terhadap orang lain, contohnya, ketika ada dua orang sedang berbicara, tetapi ditengah-tengah mereka terdapat tembok yang besar, sehingga dengan adanya tembok yang besar itu, mengakibatkan kedua orang itu tidak melihat satu sama lain. nah…tembok inilah yang dinamakan al-Hijab.


Dari pengertian hijab diatas dan tentunya bersamaan dengan hari hijab sedunia maka yang perlu diperhatikan oleh kaum muslimah yaitu menjadikan JILBAB sebagai HIJAB. Hal-hal yang menjadikan WAJIB BERJILBAB daiterangkan pada Qur'an surat Al-Ahzab:59 dan An-Nur:31 sebagai berikut:

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al-Ahzab:59
Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. An Nuur:31
BATAS YANG DITUTUP JILBAB (AURAT WANITA)
Batas yang ditutup jilbab yaitu batas aurat wanita, yaitu wajah dan telapak tangan sebagaimana disebutkan dalam hadits:
Hadis riwayat Aisyah r.a., bahwasanya Asma binti Abu Bakar masuk menjumpai Rasulullah dengan pakaian yang tipis, lantas Rasulullah berpaling darinya dan berkata, “Hai Asma, seseungguhnya jika seorang wanita sudah mencapai usia haid (akil balig) maka tidak ada yang layak terlihat kecuali ini,” sambil beliau menunjuk wajah dan telapak tangan. (HR Abu Daud dan Baihaqi).


SYARAT-SYARAT PAKAIAN MUSLIMAH 
Pada dasarnya seluruh bahan, model, dan bentuk pakaian boleh dipakai, asalkan memenuhi syarat-syarat berikut.
  • Menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
  • Tidak tipis dan transparan.
  • Longgar dan tidak memperlihatkan lekuk-lekuk dan bentuk tubuh (tidak ketat).
  • Bukan pakaian laki-laki atau menyerupai pakaian laki-laki.
  • Tidak berwarna dan bermotif terlalu menyolok. Sebab, pakaian yang menyolok akan mengundang perhatian laki-laki. Dengan alasan ini pula, maka membunyikan (menggemerincingkan) perhiasan yang dipakai tidak diperbolehkan walaupun itu tersembunyi di balik pakaian.



HAL YANG KURANG TEPAT DALAM BERPAKAIAN MUSLIMAH
Berikut digambarkan beberapa kesalahan wanita muslimah dalamberpakaian
salah 01
salah 02
salah 03


Contoh BERPAKAIAN TEPAT bagi seorang muslimah:
benar 01
benar 02


"semoga bermanfaat"




Salam Persaudaraan
-aryanti el-zahra-

Rabu, 01 Agustus 2012

Ramadhan 1433 H di bulan juli 2012 
menuju Agustus 2012 M



Alhamdulillah, kata ini yang terucap pertama kali di pangkal lidah dan terucap keluar menembus udara, menggetarkan telinga dan menenagkan jiwa.

Tak terasa, akhirnya bertemu dengan bulan ini, bulan yang sangat Ku rindukan untuk terus bermuhasabah, merenungkan kejadian yang telah mengukir sejarah baru di kehidupan-Ku,bertemu dengan Makhluk Tuhan yang baru dan semuanya membimbing ku untuk semakin bersyukur kepada-Mu ya Rabb... ^_^

Senang sekali rasanya, menjalankan shaum di bulan ini, setelah tahun yang lalu ku lewatkan tanpanya,melewati dengan keadaan lemah tak seperti biasanya dalam aktivitas-Ku, hanya dapat melihat orang lain melaksanakan sahur dan berbuka dengan riangnya. Banyak kejadian yang mengingatkan-Ku pada bulan ini atau bulan sebelumnya . Dari mulai komprehensif  skripsi dan akhirnya pada sidang munaqosah, bila mengingat alur yang dilalui, sugguh! begitu mengesankan bagi-Ku dan membuat-Ku lebih teliti dalam bertindak dan mempersiapkan segalanya.

"Kembali dan serahkan pada pemilik-nya!" kata itu yang menjadi motivasi bagi-Ku untuk selalu bertahan, menjalani semuanya dan melawan onak duri yang ada disetiap sudut keberadaa-Ku. keyakinan akan jalan Tuhan yang membawa-Ku untuk bertemu Ramadhan ini,Itulah kehendak Tuhan! Ia selalu mempuyai rahasia yang lebih dahsyat dan kekuatan yang super, Ia mampu mengubah segalanya! membuat-Ku bertemu dengan Ramadhan ini, bertemu dengan orang2 yang selalu  membuatan catatan indah dibuku harian-Ku, Ia pun  memberikan rasa keindahan dan ketenangan saat-Ku melihat dan membaca ayat-ayat Tuhan yang begitu bermakna, dan menjalankan semua unsur kehidupan dalam jiwa-Ku.

Ku yakin akan Tuhan Maha Pelindung
Ia tahu apa yang dibutuhkan Hamba-Nya
Ia mau menyayangi Hamba-Nya
Ia tahu, Jalan  kehidupan yang terbaik untuk Hamba-Nya

Terima kasih Tuhan, terima kasih atas semua yang telah diberikan untuk-Ku dan untuk orang2 yang Ku sayangi. Berharap pada-Mu untuk masih bertemu dengan hari esok, hari di bulan Ramadhan. Amin..

Alhamdulillahi rabbil 'alamin


*diheningnya malam kota besimbol nanas
-Aryanti el-Zahra-


Rabu, 14 Maret 2012

Kasih Sayang Seorang Muslim

Kasih Sayang Seorang Muslim
oleh : Ari Aryanti



Rasa ini, tepatnya  rasa kasih sayang berawal dari kasih sayang Tuhan terhadap makhluk-Nya. Tuhan menciptakan para Nabi  dengan rasa yang sama. Dengan kuasa- Nya menciptakan makhluk lain yang akan menyempurnakan kehidupan ini, melengkapi satu dengan yang lainnya kemudian terbentuklah persaudaraan yang akan menghasilkan dan membentuk kasih sayang yang abadi, tentunya dibina dengan kelenturan dan tutur yang sesuai ajaran-Nya. 

Berawal dari persaudaraan, kemudian tumbuh kasih sayang yang akan memberikan buah saling memahami antara satu dengan yang lainnya. kita ambil contoh, saat ini saudara kita seiman di palestina sedang merasakan kondisi yang tak senyaman kita disini, dengan adanya rasa kasih sayang sesama muslim, maka akan terketuk hati kita untuk membantu saudara kita disana yang sedang mengalami kondisi yang tak semanis buah yang sedang matang matangnya, yah! buah kasih sayang itu akan nambak salah satunya dengan mendo'akan mereka, walaupun kita tak bisa membantunya dengan menyentuh secara langsung, tetapi dapat menyentuh mereka secara tidak langsung, tentunya dengan keadaan jarak yang tidak memungkinkan. Hal ini, dikarenakan seorang muslim satu dengan yang lainnya bersaudara. Disebutkan dalam sebuah hadits :

"Dari Nu'aiman bin Basyir Ra. ia berkata: 'Rasulullah Saw bersabda': 'Kamu melihat orang yang beriman itu dalam saling kasih mengasihi, saling cinta mencintai dan saling tolong menolong, seperti satu tubuh yg kalau ada salah satu bagian dr anggota tubuh yg terkena penyakit, maka seluruh tubuh ikut meraska..." 

To Be Continued............................... ^_^

Selasa, 13 Maret 2012

Cireng Isi

Bahan kulit :
150 g tepung terigu
150 gr tepung sagu tani
3/4 sdt garam
Merica secukupnya
3/4 sdt garlic powder
1/2 sdt gula pasir
Air mendidih secukupnya untuk menguleni

Isian :
Keju cheddar parut secukupnya

Cara Membuat :

  • Campur tepung terigu dan tepung kanji. Ayak hingga rata.
  • Masukkan garam, merica, gula pasir, dan garlic powder
  • Tambahkan air mendidih sedikit demi sedikit. Aduk menggunakan sendok kayu sampai cukup kalis untuk dibentuk. Jangan terlalu lembek yah.
  • Ambil sejumput adonan, bulatkan lalu pipihkan.
  • Isi dengan keju parut, lalu tutup seperti membentuk pastel.
  • Goreng dalam minyak menggunakan api sedang sampai matang.